No one can tell your story so tell it your self. No one can write your story so write it your self.
Senin, 31 Juli 2017
Jakarta? Tangerang? Sepenggal Kisah di Perantauan.
Halo pembaca yang budiman, sebenarnya sudah lama ada niat ingin menulis tapi banyak alasan secara langsung maupun tidak langsung yang membuat tidak bisa menulis. Mungkin cerita blog kali ini lebih menjurus ke curhat ya. Dalam kesempatan kali ini aku ingin membahas tentang pengalamanku setelah meninggalkan kampung halaman dan tinggal di kota orang, lebih spesifiknya tentang perpindahan lokasi kerja.
Pada zaman dahulu, kira-kira 10 bulan yang lalu aku mulai bekerja di jakarta :D. Disini banyak suka duka yang kujalani sebagai tenaga IT. Dari pekerjaan dikantor yang monoton, pergi pagi pulang pagi, lembur tak dibayar pulang tak diantar, nongkrong di warkop sambil makan indomie, main dota sampe ketiduran, tiap minggu kalau bisa beribadah di gereja yang berbeda dari gereja minggu lalu demi mencari suasana baru "kenalan baru" haha.
Pada awalnya aku bekerja di Jakarta dan mengerjakan beberapa projek di perusahaan ternama, stadest.. :v!!! Setelah projek yang kami kerjakan go live aku dipindahkan ke Tangerang BSD untuk mengerjakan projek berikutnya. Sebagai karyawan yang profesional tentunya aku bersedia pindah kantor sehingga akupun sekalian pindah tempat tinggal dari jakarta ke tangerang. Tinggal di BSD itu seperti memulai peradaban baru, harus bisa beradaptasi dengan habitat baru, nyari teman baru.
Dari sisi positif tempat ini adalah kawasan elit (rata-rata orang kaya) dan tempat ini tidak seperti ibu kota jakarta yang macet, disini juga jauh dari polusi, jauhlah dari kata ramai, dan jauh dari godaan kerlap kerlip ibukota.. --" tetapi dari sisi negatif tempat ini jauh dari teman-teman parsaoran, bahkan kantor sekarang jauh dari warteg, semua serba mahal dan 'mungkin' jauh juga dari jodoh.. :(
Didaerah kantor ini komunitas pertemanan masih kurang karna pada dasarnya daerah ini masih sepi seolah tak terjamah manusia haha.
Karena daerah ini masih sepi, membuat rutinitasku setiap haripun kurang bervariasi, senin-jumat kerja, sabtu hibernasi alias tidur seharian, minggu ke gereja. Intinya jadi susah nambah teman-teman baru diluar lingkungan kantor. Kalaupun ada kesempatan bertemu cew baru di BSD, segan kalilah ngajak kenalan. Karna rata-rata gaya hidup disini udah selangit, gk bisa dompet awak mengimbangi nya haha. Penampilan mereka stylish macam artis. Tapi kalau dipikir-pikir ke SURGA pun sendiri nya, jadi gk boleh terlalu bergantung harus punya teman. haha
Kalau dulu waktu dikampus masih gampanglah nyari kenalan baru, masalahnya ini bukan di Del dimana proses PDKT bisa berjalan melalui tutorial semata haha (low budget), kalau sudah begini jadi rindu ingin pulang ke kampung halaman, ganti nama, dan jualan tahu bulat saja haha. Belum lagi kalau diperhatikan ditempat ini banyak yang rasis, kita harus pintar menempatkan diri dan jangan ikut terbawa bawa. Tapi bagaimanapun kondisinya diperantauan setelah kupikir-pikir pantang pulang sebelum berhasil. :D #labil
Tidak banyak hal baru positif yang bisa didapat ditempat ini. Kalau dari segi hiburan disini memang lumayan seru dibandingkan jakarta, kalau dulu dijakarta kerjaan malam minggu pasti main dota dengan teman-teman di kost sampai pagi (itu pelarian paling masuk akal), tapi sejak di tangerang sekarang cara menghibur diri sudah naik 1 level, mendekati malam minggu gini enaknya pergi ke summarecon mall serpong untuk liat SPG cantik eh (live musik maksudku) haha. Banyak cabe-cabean pacaran disini, Jadi teringat saat aku SMP aku liat orang orang dewasa pacaran, tapi sekarang saat aku dewasa aku liat anak SMP aja udah pacaran. Hidup memang terkadang se lucu itu.
Setelah ber kantor di BSD aku tinggal di citra raya rumah abangku, jarak citra raya ke kantor BSD kurang lebih 21Km (kira-kira 3x Laguboti-Balige lah) dan aku biasanya ke kantor naik kereta (Read : Sepeda motor) memang agak jauh tapi demi mengurangi anggaran pembelanjaan bulanan dan menambah pundi-pundi sinamot semua harus siap untuk dijalani, Karna kata orang ada boru ni raja yang sedang menunggu untuk di halal kan haha.
***
Cukup sekian dulu ceritaku, Semoga memberikan mafaat kepada pembaca.
Terimakasih. Hehe
Sabtu, 14 Januari 2017
Romantika Dunia Kerja
Halo readers, lama tak bersua. Ini tulisan pertama di tahun 2017 di blog ini, banyak cerita yang harusnya bisa ditulis, tetapi rutinitas hidup sudah berubah jadi gk sempat banyak2 menulis. Udah bekerja, udah cari uang sendiri, dan subsidi dari kampung halaman pun sudah di putus karena status bukan tanggungan orang tua lagi haha.
Disini saya gk membahas tentang dunia politik, karena terlalu mainstream sudah terlalu banyak tulisan terkait hal itu, buat apa ngurusin politik, bisa mengurus diri sendiri aja udah syukur, Malas melihat kebanyakn orang indonesia di sosial media sekarang, Dengarnya setengah, Ngertinya Seperempat, Mikirnya Nol, Tapi Ngomongnya Double Haha. Jad kali ini saya akan bahas mengenai dunia kerja di perantauan. Banyak suka dukanya, Pertama nyari kerja itu pun susah-susah gampang, susah kalau tidak ada persiapan, gampang kalau memang sudah di persiapkan dan dibarengi doa.
Setelah lulus dari del, karena status sudah berubah dari mahasiswa menjadi pengangguran maka dimulai lah proses pencarian kerja agar status di upgrade menjadi seorang pekerja haha. Kirim email lamaran ke perusahaan-perusahaan, belajar cara interview/wawancara yang baik, dan ternyata disinilah terbukti statement: Dapat email balasan dari HRD perusahaan lebih menyenangkan daripada dapat sms dari mantan. haha
Dalam mencari kerja pasti butuh proses, gk ada yang instant, butuh perjuangan, usaha, penolakan secara halus, maupun secara kasar haha, mengalami sakit hati, panasnya terik matahari, penistaan wkwk, cucuran air mata (hiperbola), keringat sebesar jagung, haha!!! Pada akhirnya semua indah pada waktunya, alias ada pelangi sehabis hujan, There is a light at the end of tunnel atau bahasa awamnya "Diterima bekerja" haha. Tapi kalau dipikir2 perjuangan tadi tidak seberapa, thomas alfa edison juga gagal 10000 kali sebelum menemukan bola lampu, Jadi intinya jangan pernah menyerah. Seperti kata-kata abang Malcolm Forbes : "You will fail, but if you learn from it, then failure is more like a stepping stone than a step back" artinya cek sendiri lah di google translate. haha
Saat bekerja pun di perantauan ini kita dilatih untuk mandiri, menjadi bendahara untuk diri sendiri, Yang sebelumnya gk pernah megang uang banyak ya harus bisa megang uang, gk mungkin mamak dikampung yang megang uang gaji kita haha, Jadi harus bisa manage pengeluaran. Biar bisa membedakan mana uang kost, uang makan, uang sinamot wkwk, uang untuk hiburan, dan tabungan masa depan. Kalau tidak, ya habis2 disitulah uang mu nanti. haha, Karena uang itu gk jatuh dari langit dan gk bisa digandakan haha, udah tau susahnya nyari uang, ya mikir2 lah kalau mau buat boros.
Bekerja itu capek namanya juga kita masih anggota, masih digaji dan belum menggaji. Masih terima suruhan bukan menyuruh, kita dibawah ya wajar merasa seperti itu, Namanya juga cari makan, Hidup ini keras, kalau kita lemah ya masuk jurang lah jadinya "SS". Tapi kalau dipikir-pikir lebih capek lagi yang gk punya kerjaan haha.... Tapi janganlah nasib ini seperti quotes MCI: Pergi gelap, pulang gelap, masa depan tetap gelap.
Ok sekian dulu, Terimakasih sudah membaca Selamat malam.
Disini saya gk membahas tentang dunia politik, karena terlalu mainstream sudah terlalu banyak tulisan terkait hal itu, buat apa ngurusin politik, bisa mengurus diri sendiri aja udah syukur, Malas melihat kebanyakn orang indonesia di sosial media sekarang, Dengarnya setengah, Ngertinya Seperempat, Mikirnya Nol, Tapi Ngomongnya Double Haha. Jad kali ini saya akan bahas mengenai dunia kerja di perantauan. Banyak suka dukanya, Pertama nyari kerja itu pun susah-susah gampang, susah kalau tidak ada persiapan, gampang kalau memang sudah di persiapkan dan dibarengi doa.
Setelah lulus dari del, karena status sudah berubah dari mahasiswa menjadi pengangguran maka dimulai lah proses pencarian kerja agar status di upgrade menjadi seorang pekerja haha. Kirim email lamaran ke perusahaan-perusahaan, belajar cara interview/wawancara yang baik, dan ternyata disinilah terbukti statement: Dapat email balasan dari HRD perusahaan lebih menyenangkan daripada dapat sms dari mantan. haha
Dalam mencari kerja pasti butuh proses, gk ada yang instant, butuh perjuangan, usaha, penolakan secara halus, maupun secara kasar haha, mengalami sakit hati, panasnya terik matahari, penistaan wkwk, cucuran air mata (hiperbola), keringat sebesar jagung, haha!!! Pada akhirnya semua indah pada waktunya, alias ada pelangi sehabis hujan, There is a light at the end of tunnel atau bahasa awamnya "Diterima bekerja" haha. Tapi kalau dipikir2 perjuangan tadi tidak seberapa, thomas alfa edison juga gagal 10000 kali sebelum menemukan bola lampu, Jadi intinya jangan pernah menyerah. Seperti kata-kata abang Malcolm Forbes : "You will fail, but if you learn from it, then failure is more like a stepping stone than a step back" artinya cek sendiri lah di google translate. haha
Saat bekerja pun di perantauan ini kita dilatih untuk mandiri, menjadi bendahara untuk diri sendiri, Yang sebelumnya gk pernah megang uang banyak ya harus bisa megang uang, gk mungkin mamak dikampung yang megang uang gaji kita haha, Jadi harus bisa manage pengeluaran. Biar bisa membedakan mana uang kost, uang makan, uang sinamot wkwk, uang untuk hiburan, dan tabungan masa depan. Kalau tidak, ya habis2 disitulah uang mu nanti. haha, Karena uang itu gk jatuh dari langit dan gk bisa digandakan haha, udah tau susahnya nyari uang, ya mikir2 lah kalau mau buat boros.
![]() |
| Bukti Hidup itu Keras |
Bekerja itu capek namanya juga kita masih anggota, masih digaji dan belum menggaji. Masih terima suruhan bukan menyuruh, kita dibawah ya wajar merasa seperti itu, Namanya juga cari makan, Hidup ini keras, kalau kita lemah ya masuk jurang lah jadinya "SS". Tapi kalau dipikir-pikir lebih capek lagi yang gk punya kerjaan haha.... Tapi janganlah nasib ini seperti quotes MCI: Pergi gelap, pulang gelap, masa depan tetap gelap.
Ok sekian dulu, Terimakasih sudah membaca Selamat malam.
Sabtu, 16 Juli 2016
Anak Kost Karet Gusuran
Selamat malam bro, udah malam minggu nih, gak ada niat jalan-jalan keluar sangkar? masi didepan laptop aja? Gk ada yang ngajak keluar? Uang pun mulai menipis? wkwkwk sama coy.. :3 Maklum beginilah kehidupan jomblo :v oke, oke langsung aja lah.. :D
Ini malam minggu, daripada ngabisin uang dengan jalan-jalan gk jelas, gangguin orang pacaran, atau bahkan ngabisin oli dengan memaksa calon jendral, calon Presiden, calon Mentri "Keluar"(wkwk, Hanya Cowo sejati yang tau artinya.) mending baca blog ini. Mudah-mudahan bisa menghibur pembaca sekalian.
Seperti judulnya, kali ini saya akan mendeskripsikan mengenai kehidupan anak kost an di jakarta. Contoh nyata di kost karet gusuran. karet gusuran adalah rumah kedua bagiku, Bisa dibilang orang-orang yang tinggal disini adalah orang-orang pilihan yg dulu tinggal diasrama del. Haha
Di Kost an mewah berlantai keramik, berdingding beton, beratapkan seng, tepatnya dilantai 5 terdapat sekumpulan pria-pria tampan angkatan 12 yang menuju proses mapan.
Semua kamar dilantai 5 ini penghuninya adalah anak del. Jadi bisa dibilang lantai 5 ini mirip asrama tapi perbedaanya adalah aturan disini lebih longgar, bisalah bawa laptop ke kamar, main game, nonton, makan, main gitar sampe tengah malam, bisa begadang karena bebas tidur dan bangun jam berapapun, Belajar, ngerjain tugas kuliah buat yg lanjut kuliah, mengerjakan kerjaan kantor, dan buat yg LDR telfonan sama pacarnya, buat yg jones gangguin orang yg telfonan sama pacar Haha (Saya gk termasuk dalam kategori ini).
Kebersamaan dikaret gusuran itu tinggi, ada yang ulang tahun semua member dibayari makan dan snack.. #Hanya berlaku untuk penyandang Dana.!! Untuk bukti nyata, bisa di klik di Disini dan disini. Kalau malam minggu begini biasanya kegiatan main futsal, pulang dari futsal sebagian main dota sampe dini hari. Besoknya bangun kesiangan dan terpaksa greja sore (itupun kalau ingat greja, walaupun biasanya ingat sih). Worstcase jika lupa greja, biasanya jawaban paling ampuh seorang member karet gusuran kalau ditanya kenapa gk greja lek? Greja itu kan orangnya bukan bangunannya. wkwkwk (Ada benarnya, tapi jangan ditiru -_-)
Cowok-cowok di karet gusuran itu memiliki sifat diatas rata-rata lah, baik, dan sederhana. Haha #Murni opini penulis.
Jadi kalau di perhatikan member karet gusuran banyak yang pendiam dan cuek, Dan menurut survey dan data statistik di inggris sih "cowok cuek itu bikin penasaran cewek pada umumnya." #cuma berlaku buat yang ganteng!! haha, Kabar gembira buat para kaum hawa, cowok disni masih banyak yg single, Jadi kalau mau nyari pasangan idaman datang aja ke sini... Haha
Berbicara tentang kost, bukan mau promosi, kost disini fasilitasnya lumayan lengkap, mau tidur banyak springbednya, mau karaoke? Bisa dikamar mandi, main game? ada basecamp game nya (Dikamar lae Alfin Situngkir), mau nonton TV? ada ruang tamu, mau masak sendiri? ada dapurnya, streaming youtube, bola, 3gp? Internet 24 jam. Bahkan kalau lagi galau dan butuh privasi sekalipun ada tempatnya, yaitu di puncak kost naik ke lantai 6, bisa sambil memandang langit malam kota jakarta.
Oh iya, sekarang lagi trending mencari pokemon, Ada beberapa kawan anak kost gusuran yg ikut nyari pokemon, mereka mencari pokemon disaat perjalanan pergi atau pulang kantor. Sebenarnya sambil mengusir kebosanan juga disaat macet. Tapi dari proses pencarian itu bisa kita pelajari, Bahwa cowok itu harus berjuang utuk mendapatkan yang di inginkan. Begitu juga untuk mendapatkan pendamping hidup nantinya, karna Gk ada sejarahnya sel telur ngejar sperma wkwk. Jadi harus berjuang.
Ok sekian dulu, Waktunya mensyukuri hari yang sudah dilewati dan berdoa untuk esok hari. Gbu!
Ini malam minggu, daripada ngabisin uang dengan jalan-jalan gk jelas, gangguin orang pacaran, atau bahkan ngabisin oli dengan memaksa calon jendral, calon Presiden, calon Mentri "Keluar"(wkwk, Hanya Cowo sejati yang tau artinya.) mending baca blog ini. Mudah-mudahan bisa menghibur pembaca sekalian.
Seperti judulnya, kali ini saya akan mendeskripsikan mengenai kehidupan anak kost an di jakarta. Contoh nyata di kost karet gusuran. karet gusuran adalah rumah kedua bagiku, Bisa dibilang orang-orang yang tinggal disini adalah orang-orang pilihan yg dulu tinggal diasrama del. Haha
Di Kost an mewah berlantai keramik, berdingding beton, beratapkan seng, tepatnya dilantai 5 terdapat sekumpulan pria-pria tampan angkatan 12 yang menuju proses mapan.
Semua kamar dilantai 5 ini penghuninya adalah anak del. Jadi bisa dibilang lantai 5 ini mirip asrama tapi perbedaanya adalah aturan disini lebih longgar, bisalah bawa laptop ke kamar, main game, nonton, makan, main gitar sampe tengah malam, bisa begadang karena bebas tidur dan bangun jam berapapun, Belajar, ngerjain tugas kuliah buat yg lanjut kuliah, mengerjakan kerjaan kantor, dan buat yg LDR telfonan sama pacarnya, buat yg jones gangguin orang yg telfonan sama pacar Haha (Saya gk termasuk dalam kategori ini).
Kebersamaan dikaret gusuran itu tinggi, ada yang ulang tahun semua member dibayari makan dan snack.. #Hanya berlaku untuk penyandang Dana.!! Untuk bukti nyata, bisa di klik di Disini dan disini. Kalau malam minggu begini biasanya kegiatan main futsal, pulang dari futsal sebagian main dota sampe dini hari. Besoknya bangun kesiangan dan terpaksa greja sore (itupun kalau ingat greja, walaupun biasanya ingat sih). Worstcase jika lupa greja, biasanya jawaban paling ampuh seorang member karet gusuran kalau ditanya kenapa gk greja lek? Greja itu kan orangnya bukan bangunannya. wkwkwk (Ada benarnya, tapi jangan ditiru -_-)
Cowok-cowok di karet gusuran itu memiliki sifat diatas rata-rata lah, baik, dan sederhana. Haha #Murni opini penulis.
Jadi kalau di perhatikan member karet gusuran banyak yang pendiam dan cuek, Dan menurut survey dan data statistik di inggris sih "cowok cuek itu bikin penasaran cewek pada umumnya." #cuma berlaku buat yang ganteng!! haha, Kabar gembira buat para kaum hawa, cowok disni masih banyak yg single, Jadi kalau mau nyari pasangan idaman datang aja ke sini... Haha
Berbicara tentang kost, bukan mau promosi, kost disini fasilitasnya lumayan lengkap, mau tidur banyak springbednya, mau karaoke? Bisa dikamar mandi, main game? ada basecamp game nya (Dikamar lae Alfin Situngkir), mau nonton TV? ada ruang tamu, mau masak sendiri? ada dapurnya, streaming youtube, bola, 3gp? Internet 24 jam. Bahkan kalau lagi galau dan butuh privasi sekalipun ada tempatnya, yaitu di puncak kost naik ke lantai 6, bisa sambil memandang langit malam kota jakarta.
Oh iya, sekarang lagi trending mencari pokemon, Ada beberapa kawan anak kost gusuran yg ikut nyari pokemon, mereka mencari pokemon disaat perjalanan pergi atau pulang kantor. Sebenarnya sambil mengusir kebosanan juga disaat macet. Tapi dari proses pencarian itu bisa kita pelajari, Bahwa cowok itu harus berjuang utuk mendapatkan yang di inginkan. Begitu juga untuk mendapatkan pendamping hidup nantinya, karna Gk ada sejarahnya sel telur ngejar sperma wkwk. Jadi harus berjuang.
Ok sekian dulu, Waktunya mensyukuri hari yang sudah dilewati dan berdoa untuk esok hari. Gbu!
Rabu, 29 Juni 2016
Error Kehidupan KP
Judul tulisannya agak alay, biarlah gk tau mau buat apa.
Jadi begini bro, saya baru 2 minggu disni, udah langsung banyak kurasa cerita indah, cerita bahagia, cerita sedih, cerita dingin, cerita panas, cerita dewasa (eh, yg ini enggk ikut wkwk) atau dalam bahasa indonesia yang tepat bisa dikatakan itu semua adalah pengalaman berharga yang sudah terjadi.
Hidup di ibu kota itu keras bung, bukan karna keras makanannya atau keras tempat tidur, ya memang keras kehidupannya. Hidup memang selalu keras, kalau gak keras ya gak hidup itu namanya haha (If you know what i mean). Kalau dipikir-pikir siklus kehidupan disini mirip2 lah dengan di kampus, Bangun pagi pergi kerja, sudah sore pulang kerja, pasti terjebak macet yang pada akhirnya nyampe kost malam. Intinya mulai dari bangun tidur dan sampai tidur kembali semua sudah terjadwal. Kita menjalani rutinitas yang sama, berulang ulang tiap hari.
Bedanya, disini nyari makan pun susah karna bulan puasa, nambah beban, buat kesal, tapi mau marah sama siapa? di cuekin gk bisa, didiemin ngebatin, nyeseknya itu sampe kehati tembus jantung nyenggol paru-paru. Haha miris. Bisa dibilang makanya jangan dipikir-pikir, bawa santai aja. haha Mau gk mau dijalani aja, gk ada gunanya mengeluh. Jadi yang bisa kita lakukan mensyukuri hari ini, melupakan yang sudah berlalu.
Walaupun belum lama disni, bisa dibilang awal-awalnya aja yang sakit tinggal disni, lama kelamaan kita dipaksa oleh keadaan untuk bisa survive, beradaptasi di habitat yang baru. Bisa dilihat dari contoh, hal sederhana saja, yang dulu sudah terbiasa tiap pagi harus makan nasi dikampus, sekarang udah sudah bisa hanya makan roti atau bubur. Yang dulu selalu kedinginan tiap pagi, sekarang udah terbiasa baru mandi udah langsung keringatan. Dulu selalu ada dia yg chat tiap hari, sekarang udah gk ada. wkwkwk #Baper.
Berbicara tentang kehidupan di Jakarta ini, tidak bisa dijelaskan dengan kata kata. Harus melihat sendiri agar bisa menilai sendiri. Copet dimana-mana, pengamen, preman bertebaran, dan cewek cantiknya Langka -_-. Sikap orang-orang tidak mau perduli dengan sekitar, Bahasa gaulnya "Siapa Lo, Siapa gw", ada yang kemalangan di tontoni aja. Jadi harus serba hati2 bro. Baru disinilah saya bisa melihat kesenjangan sosial yang luar biasa, orang kaya dilayani setiap hari dan orang miskin harus bekerja melayani supaya dapat makan. Sehingga bisa ditarik kesimpulan : Hidup itu lebih baik bahagia tapi kaya daripada miskin tapi menderita.. Haha
Siklus kehidupan di ibu kota dari awal sudah begitu, kau tidak akan bisa dengan gampang merubah nya, kau hanya bisa merubah dirimu sendiri, menyesuaikan dengan lingkungan. Karna kau kumpulkan pun 7 bola dragon ball, tetap itu gk mungkin bisa berubah. Haha
Apa yang saya tulis disini adalah setetes dari samudra ilmu pengalaman duniawi yang masih saya selami keindahannya. Semoga tulisan saya bisa bermanfaat bagi diri saya pribadi dan juga rekan-rekan semua.
Mohon Kritik dan Sarannya.
Saya menerapkan kata-kata seorang bijak dalam menanggapi orang orang di sosmed. Begini katanyanya :
Dihina dikritik itu bagiku sudah biasa. itu sudah bagian dari kehidupan haruskah aku membenci mereka yg selalu menghina ku. Waktu itu terlalu singkat apalagi untuk memikirkan orang yg selalu membenciku.
Jadi begini bro, saya baru 2 minggu disni, udah langsung banyak kurasa cerita indah, cerita bahagia, cerita sedih, cerita dingin, cerita panas, cerita dewasa (eh, yg ini enggk ikut wkwk) atau dalam bahasa indonesia yang tepat bisa dikatakan itu semua adalah pengalaman berharga yang sudah terjadi.
Hidup di ibu kota itu keras bung, bukan karna keras makanannya atau keras tempat tidur, ya memang keras kehidupannya. Hidup memang selalu keras, kalau gak keras ya gak hidup itu namanya haha (If you know what i mean). Kalau dipikir-pikir siklus kehidupan disini mirip2 lah dengan di kampus, Bangun pagi pergi kerja, sudah sore pulang kerja, pasti terjebak macet yang pada akhirnya nyampe kost malam. Intinya mulai dari bangun tidur dan sampai tidur kembali semua sudah terjadwal. Kita menjalani rutinitas yang sama, berulang ulang tiap hari.
Bedanya, disini nyari makan pun susah karna bulan puasa, nambah beban, buat kesal, tapi mau marah sama siapa? di cuekin gk bisa, didiemin ngebatin, nyeseknya itu sampe kehati tembus jantung nyenggol paru-paru. Haha miris. Bisa dibilang makanya jangan dipikir-pikir, bawa santai aja. haha Mau gk mau dijalani aja, gk ada gunanya mengeluh. Jadi yang bisa kita lakukan mensyukuri hari ini, melupakan yang sudah berlalu.
![]() |
| Dapat Penyemangat.. Lol |
Berbicara tentang kehidupan di Jakarta ini, tidak bisa dijelaskan dengan kata kata. Harus melihat sendiri agar bisa menilai sendiri. Copet dimana-mana, pengamen, preman bertebaran, dan cewek cantiknya Langka -_-. Sikap orang-orang tidak mau perduli dengan sekitar, Bahasa gaulnya "Siapa Lo, Siapa gw", ada yang kemalangan di tontoni aja. Jadi harus serba hati2 bro. Baru disinilah saya bisa melihat kesenjangan sosial yang luar biasa, orang kaya dilayani setiap hari dan orang miskin harus bekerja melayani supaya dapat makan. Sehingga bisa ditarik kesimpulan : Hidup itu lebih baik bahagia tapi kaya daripada miskin tapi menderita.. Haha
Siklus kehidupan di ibu kota dari awal sudah begitu, kau tidak akan bisa dengan gampang merubah nya, kau hanya bisa merubah dirimu sendiri, menyesuaikan dengan lingkungan. Karna kau kumpulkan pun 7 bola dragon ball, tetap itu gk mungkin bisa berubah. Haha
Apa yang saya tulis disini adalah setetes dari samudra ilmu pengalaman duniawi yang masih saya selami keindahannya. Semoga tulisan saya bisa bermanfaat bagi diri saya pribadi dan juga rekan-rekan semua.
Mohon Kritik dan Sarannya.
Saya menerapkan kata-kata seorang bijak dalam menanggapi orang orang di sosmed. Begini katanyanya :
Dihina dikritik itu bagiku sudah biasa. itu sudah bagian dari kehidupan haruskah aku membenci mereka yg selalu menghina ku. Waktu itu terlalu singkat apalagi untuk memikirkan orang yg selalu membenciku.
Senin, 13 Juni 2016
Buku Tahun Angkatan...
Kuliah di Del
Kalau kita flash back, Siapa sangka saya bisa masuk ke tempat ini.
Kampus yang jauh dari keramaian kota, di pinggiran danau toba.
Kampus yang sudah membuat saya jatuh cinta sejak kelas 1 SMA.
Kuliah bisa dikampung tetapi kualitas tidak kampungan.
Early Game :
Pada awalnya perjuangan yang tidak mudah saya lalui untuk bisa masuk ke tempat ini mulai dari test Akademik Sampai Psikotest, dan ternyata tidak seberapa dibandingkan perjuangan yang harus saya lakukan lagi selama kuliah di tempat ini.
Dimulai dari PCA, ya apa itu PCA? PCA(Program Cinta Almamater) adalah proses pengenalan kampus kepada mahasiswa baru di kampus ini. Bisa dibilang mirip Ospek. tapi berbeda, kalau ospek biasanya ajang balas dendam senior ke junior, tapi di PCA senior mengajari hal-hal baru yang positif.
mereka "ingin menunjukkan betapa kerasnya hidup di PiDel, dan mengajarkan bagaimana cara menikmatinya."(Quotes by Ian) :D Saat PCA saya dengan 121 mahasiswa baru lainnya di gembleng, diajari budaya-budaya del seperti menyapa, buang sampah pada tempatnya, disiplin waktu, dan disinilah saya mengerti pentingnya peranan persaudaraan. Setelah PCA, kami lanjut ke matrikulasi. 2 minggu berpakaian hitam putih, ini merupakan proses penyetaraan pemahaman semua mahasiwa baru sebelum masuk kuliah. setelah dirasakan, ternyata lebih enak PCA dibandingkan matrikulasi atau kuliah. haha
Mid Game :
Setelah tingkat 3 Euforia Tingkat akhir mulai terasa, walau pada kenyataannya saya sendiri belum tingkat akhir karna saya mengambil jurusan D4 Teknik Informatika dan itu butuh waktu 4 tahun. tapi disaat tingkat 3, kami udah paling senior alias gk ada lagi kakak tingkat di atas kami. Ada 1 kisah singkat dan menurut saya ngeri-ngeri sedap yang kualami selama kuliah di del. "Saya dan 2 teman seperjuangan Chris Van Basten Siahaan & Alfin Rholas Jonathan Situngkir yang belakangan di panggil 3 musketer terjerat kasus, kami berada di ruang musik pada malam hari dan menginap didalam alias tidak balik ke asrama. Ini merupakan pelanggaran berat, karna tidak ada izin dari pihak keasramaan untuk menginap di luar asrama. Berani berbuat berani bertanggung jawab, ya "Kesalahan 1 hari hukuman 120 Hari", kami harus kurve toilet dan selasar Aditorium, GD5 & GD 7 setiap pagi sampai libur semester 6 yang akan datang. Pada awalnya sakit, tapi seiring berjalannya waktu ternyata semua dapat kami lewati. Hikmah yang bisa di ambil dari Hukuman ini memperbanyak waktu quality time sehingga memper erat hubungan persaudaraan kami, memperkuat mental menghadapi cemoohan orang-orang, dan yang terakhir saya jadi terbiasa bangun pagi Jam 04.00 haha. Kedua rekan saya itu sudah Wisuda September 2015 kemarin dan sudah bekerja, saya ditinggal sendiri karena masih kuliah 1 tahun lagi di tempat ini."
Late Game :
Memasuki semester 8, secara teori kami tidak lagi sibuk kuliah seperti tahun-tahun sebelumnya, tetapi faktanya kami tetap banyak kerjaan. Pengerjaan Tugas Akhir, mempersiapkan diri Untuk Kerja Praktek, mengambil sertifikasi, Mencari pendamping wisuda (haha yg ini gk ikut). Tetapi tidak masalah, saya pribadi tetap semangat karna sebentar lagi wisuda dan bisa bekerja. walau tiap hari harus mandiri alias gk ada kuliah teori kami tetap harus mengikuti aturan di tempat ini, berpakaian rapi, tidak bisa bebas masuk asrama, makan dikantin dan masih banyak lagi. Hidup disini penuh dengan aturan tetapi aturan itu dibuat supaya kami bisa menikmati hidup.
Kalau kita flash back, Siapa sangka saya bisa masuk ke tempat ini.
Kampus yang jauh dari keramaian kota, di pinggiran danau toba.
Kampus yang sudah membuat saya jatuh cinta sejak kelas 1 SMA.
Kuliah bisa dikampung tetapi kualitas tidak kampungan.
Early Game :
Pada awalnya perjuangan yang tidak mudah saya lalui untuk bisa masuk ke tempat ini mulai dari test Akademik Sampai Psikotest, dan ternyata tidak seberapa dibandingkan perjuangan yang harus saya lakukan lagi selama kuliah di tempat ini.
Dimulai dari PCA, ya apa itu PCA? PCA(Program Cinta Almamater) adalah proses pengenalan kampus kepada mahasiswa baru di kampus ini. Bisa dibilang mirip Ospek. tapi berbeda, kalau ospek biasanya ajang balas dendam senior ke junior, tapi di PCA senior mengajari hal-hal baru yang positif.
mereka "ingin menunjukkan betapa kerasnya hidup di PiDel, dan mengajarkan bagaimana cara menikmatinya."(Quotes by Ian) :D Saat PCA saya dengan 121 mahasiswa baru lainnya di gembleng, diajari budaya-budaya del seperti menyapa, buang sampah pada tempatnya, disiplin waktu, dan disinilah saya mengerti pentingnya peranan persaudaraan. Setelah PCA, kami lanjut ke matrikulasi. 2 minggu berpakaian hitam putih, ini merupakan proses penyetaraan pemahaman semua mahasiwa baru sebelum masuk kuliah. setelah dirasakan, ternyata lebih enak PCA dibandingkan matrikulasi atau kuliah. haha
Mid Game :
![]() |
| Alfin, Aku, VanBasten |
Late Game :
Memasuki semester 8, secara teori kami tidak lagi sibuk kuliah seperti tahun-tahun sebelumnya, tetapi faktanya kami tetap banyak kerjaan. Pengerjaan Tugas Akhir, mempersiapkan diri Untuk Kerja Praktek, mengambil sertifikasi, Mencari pendamping wisuda (haha yg ini gk ikut). Tetapi tidak masalah, saya pribadi tetap semangat karna sebentar lagi wisuda dan bisa bekerja. walau tiap hari harus mandiri alias gk ada kuliah teori kami tetap harus mengikuti aturan di tempat ini, berpakaian rapi, tidak bisa bebas masuk asrama, makan dikantin dan masih banyak lagi. Hidup disini penuh dengan aturan tetapi aturan itu dibuat supaya kami bisa menikmati hidup.
Senin, 08 Februari 2016
Detik Detik Menuju Valentine
Halo para pembaca setia, gmana kabar nya? mudah-mudahan baik-baik saja.. haha
(Macam banyak aja yang baca blog ini #ngomong_dalam_hati)
Selamat hari senin,
Lama tak post, gk ada hujan gk ada badai, tiba-tiba ingin menulis aja..
Jadi begini, sekarang udah tanggal 08 Februari 2016, bulan februari itu identik dengan hari kasih sayang yaitu valentine. Jadi Minggu depan 14 februari adalah hari valentine, dan ada acara BTA angkatan 2013 untuk merayakan hari valentine. Pas acara biasanya datang berpasang-pasangan bingung mau datang atau enggak, 4 tahun disini masa 4 kali sendiri. haha hidupku benar-benar solo player. kata orang Kubus aja sama sisi, kau sama siapa?.. haha #baper. Dari dulu-dulu udah kucari nya di internet tapi gk dapat, memanglah tidak semua hal bisa dicari dengan Google, misalnya jodoh. haha..stuck between "fuck it" & "what if"...
Tapi menurutku single dan bahagia itu pilihan bukan takdir, jadi sebenarnya gk masalah kta sendiri, dan gk usah terlalu dipikiri pendapat orang . Walaupun sebenarnya pahit nengok teman-teman udah pada laku, tapi nikmati aja semua dulu semua prosesnya. karna single tapi bahagia itu mungkin, yang gak mungkin itu single tapi pacaran. haha Aku ngambil motivasi dari dari filosofi kopi, karna dari kopi aku belajar bahwa rasa pahit itu bisa dinikmati.. Jadi semua dinikmati aja, gk usah dianggap beban.haha
Sebenarnya udah adanya yang mau kudekati, tapi cara ngajak dia ini yang susah. setelah stalking akun sosmed nya, akhirnya dapat juga pin BBM. Jadi aku nge chat buat ngajak dia ke acara, Awal chat aku gk bilang "Hay cantik, Would you be my valentine?" (Sumpah Jangan pake yang ini) wkwk, Aku langsung to the point aja, nanya dia udah ada kawan gk ke acara, terus kalau gk ada ayo sama ke acaranya. haha Sejak itu sampe sekarang masih lancar chat. Jawaban dia dan siapa orangnya masih tetap "rahasia". Haha Belum waktunya buka kartu.
Udah cukup sekian dulu bacotnya, semua tulisan di blog ini jangan terlalu dianggap serius, Just for fun. Jangan lihat performanya, tapi lihat proyeksinya, apa yang kau dapat. Kalau gk ada yang didapat, lain kali jangan dibaca lagi. Haha, Malam baik readers, Mimpi Indah, Mimpikan aku karna segalanya tentangku adalah indah. (Quote by lek tepen) wkwk #assek.
(Macam banyak aja yang baca blog ini #ngomong_dalam_hati)
Selamat hari senin,
Lama tak post, gk ada hujan gk ada badai, tiba-tiba ingin menulis aja..
Jadi begini, sekarang udah tanggal 08 Februari 2016, bulan februari itu identik dengan hari kasih sayang yaitu valentine. Jadi Minggu depan 14 februari adalah hari valentine, dan ada acara BTA angkatan 2013 untuk merayakan hari valentine. Pas acara biasanya datang berpasang-pasangan bingung mau datang atau enggak, 4 tahun disini masa 4 kali sendiri. haha hidupku benar-benar solo player. kata orang Kubus aja sama sisi, kau sama siapa?.. haha #baper. Dari dulu-dulu udah kucari nya di internet tapi gk dapat, memanglah tidak semua hal bisa dicari dengan Google, misalnya jodoh. haha..stuck between "fuck it" & "what if"...
Tapi menurutku single dan bahagia itu pilihan bukan takdir, jadi sebenarnya gk masalah kta sendiri, dan gk usah terlalu dipikiri pendapat orang . Walaupun sebenarnya pahit nengok teman-teman udah pada laku, tapi nikmati aja semua dulu semua prosesnya. karna single tapi bahagia itu mungkin, yang gak mungkin itu single tapi pacaran. haha Aku ngambil motivasi dari dari filosofi kopi, karna dari kopi aku belajar bahwa rasa pahit itu bisa dinikmati.. Jadi semua dinikmati aja, gk usah dianggap beban.haha
Sebenarnya udah adanya yang mau kudekati, tapi cara ngajak dia ini yang susah. setelah stalking akun sosmed nya, akhirnya dapat juga pin BBM. Jadi aku nge chat buat ngajak dia ke acara, Awal chat aku gk bilang "Hay cantik, Would you be my valentine?" (Sumpah Jangan pake yang ini) wkwk, Aku langsung to the point aja, nanya dia udah ada kawan gk ke acara, terus kalau gk ada ayo sama ke acaranya. haha Sejak itu sampe sekarang masih lancar chat. Jawaban dia dan siapa orangnya masih tetap "rahasia". Haha Belum waktunya buka kartu.
Udah cukup sekian dulu bacotnya, semua tulisan di blog ini jangan terlalu dianggap serius, Just for fun. Jangan lihat performanya, tapi lihat proyeksinya, apa yang kau dapat. Kalau gk ada yang didapat, lain kali jangan dibaca lagi. Haha, Malam baik readers, Mimpi Indah, Mimpikan aku karna segalanya tentangku adalah indah. (Quote by lek tepen) wkwk #assek.
Selasa, 19 Januari 2016
Sebuah Harapan Dalam Tekanan
Pagi tadi kami masih bersantai dengan tangan kanan menggenggam mouse, dan tangan kiri tepat pada QWER. Kami terlalu fokus, sampai tak memperhatikan sistem informasi yang luar biasa. Tiba-tiba seorang wanita tak cantik dan tak punya jodoh menggandeng sekumpulan kertas bertipe booklet.
Bagaikan petir tak berbunyi, aku tak terkejut tapi terhentak. Ternyata kamis 21 Januari 2016 kami akan berdiskusi serius. Malam ini, kami datang dari setiap penjuru bumi, mengumpulkan segala ilmu dan kekuatan batin untuk menghilangkan typo dan spasi tak jelas. Dengan keringat yang bercucuran dan air mata yang belum mengalir, akhirnya kami menyelesaikan dalam bentuk .docx yang harganya 4 tahun perjuangan di tempat ini.
Malam ini menjadi renungan, atas apa yang telah kami lewati. Lika liku laki laki yang penuh dengan luka luka yang tak laku laku (internet, kemarin), begitulah kata yang tepat untuk menggambarkan kehidupan kami. Kadang ingin kami berlari dari kenyataan, tapi kenyataan tak sudi mengejar.
Mungkin nanti setelah semua selesai, kami akan tetap mengingat jasa-jasa seorang yang hanya kami kenal di tempat ini. Bukan seorang yang memberikan kami roti di saat kami lapar, atau memberikan puisi di saat kami bersedih. Lebih dari sebuah pelajaran, kami mendapatkan pengalaman yang tak di dapatkan orang lain.
Untuk sebuah persiapan, hanya Yang Maha Kuasa yang tau. Untuk sebuah kesiapan, pembimbing dan penguji akan memberikan hasil yang terbaik. Kami sebenarnya takut, tetapi dengan dorongan pembimbing yang sebelumnya tidak kami sadarilah kami bisa menatap hari esok.
ya, hari esok adalah hari dimana kami diuji.
Ibarat besi, bisa dikatakan sekarang kami sudah menjadi pedang.
kami dibakar, ditokok, dan dibakar lagi hingga menjadi pedang yang tajam.
Mungkin doa akan menjadi hadiah terbaik dari kami yang telah menjadi cukup kuat untuk menjalani hari.
Bagaikan petir tak berbunyi, aku tak terkejut tapi terhentak. Ternyata kamis 21 Januari 2016 kami akan berdiskusi serius. Malam ini, kami datang dari setiap penjuru bumi, mengumpulkan segala ilmu dan kekuatan batin untuk menghilangkan typo dan spasi tak jelas. Dengan keringat yang bercucuran dan air mata yang belum mengalir, akhirnya kami menyelesaikan dalam bentuk .docx yang harganya 4 tahun perjuangan di tempat ini.
Malam ini menjadi renungan, atas apa yang telah kami lewati. Lika liku laki laki yang penuh dengan luka luka yang tak laku laku (internet, kemarin), begitulah kata yang tepat untuk menggambarkan kehidupan kami. Kadang ingin kami berlari dari kenyataan, tapi kenyataan tak sudi mengejar.
Mungkin nanti setelah semua selesai, kami akan tetap mengingat jasa-jasa seorang yang hanya kami kenal di tempat ini. Bukan seorang yang memberikan kami roti di saat kami lapar, atau memberikan puisi di saat kami bersedih. Lebih dari sebuah pelajaran, kami mendapatkan pengalaman yang tak di dapatkan orang lain.
Untuk sebuah persiapan, hanya Yang Maha Kuasa yang tau. Untuk sebuah kesiapan, pembimbing dan penguji akan memberikan hasil yang terbaik. Kami sebenarnya takut, tetapi dengan dorongan pembimbing yang sebelumnya tidak kami sadarilah kami bisa menatap hari esok.ya, hari esok adalah hari dimana kami diuji.
Ibarat besi, bisa dikatakan sekarang kami sudah menjadi pedang.
kami dibakar, ditokok, dan dibakar lagi hingga menjadi pedang yang tajam.
Mungkin doa akan menjadi hadiah terbaik dari kami yang telah menjadi cukup kuat untuk menjalani hari.
Langganan:
Postingan (Atom)



